Sabtu, 14 September 2013

Perkembangan Keperawatan di Dunia

A.SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI DUNIA

1.Zaman Purbakala
Manusia diciptakan memiliki naluri untuk merawat diri sendiri (tercermin pada seorang ibu). Harapan pada awal perkembangan keperawatan adalah perawat harus memiliki naluri keibuan (Mother Instinc). Dari masa Mother Instic kemudian bergeser ke zaman dimana orang masih percaya pada sesuatu tentang adanya kekuatan mistic yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Kepercayaan ini dikenal dengan nama Animisme. Mereka meyakini bahwa sakitnya seseorang disebabkan karena kekuatan alam/pengaruh gaib seperti batu-batu, pohon-pohon besar dan gunung-gunung tinggi.
Kemudian dilanjutkan dengan kepercayaan pada dewa-dewa dimana pada masa itu mereka menganggap bahwa penyakit disebabkan karena kemarahan dewa, sehingga kuil-kuil didirikan sebagai tempat pemujaan dan orang yang sakit meminta kesembuhan di kuil tersebut. Setelah itu perkembangan keperawatan terus berubah dengan adanya Diakones & Philantrop, yaitu suatu kelompok wanita tua dan janda yang membantu pendeta dalam merawat orang sakit, sejak itu mulai berkembanglah ilmu keperawatan.

2. Zaman Keagamaan
Perkembangan keperawatan mulai bergeser kearah spiritual dimana seseorang yang sakit dapat disebabkan karena adanya dosa/kutukan Tuhan. Pusat perawatan adalah tempat-tempat ibadah sehingga pada waktu itu pemimpin agama disebut sebagai tabib yang mengobati pasien. Perawat dianggap sebagai budak dan yang hanya membantu dan bekerja atas perintah pemimpin agama.

3. Zaman Masehi
Keperawatan dimulai pada saat perkembangan agama Nasrani, dimana pada saat itu banyak terbentuk Diakones yaitu suatu organisasi wanita yang bertujuan untuk mengunjungiorang sakit sedangkan laki-laki diberi tugas dalam memberikan perawatan untuk mengubur bagi yang meninggal.
Pada zaman pemerintahan Lord-Constantine, ia mendirikan Xenodhoecim atau hospes yaitu tempat penampungan orang-orang sakit yang membutuhkan pertolongan. Pada zaman ini berdirilah Rumah Sakit di Roma yaitu Monastic Hospital.

4. Pertengahan abad VI Masehi
Pada abad ini keperawatan berkembang di Asia Barat Daya yaitu Timur Tengah, seiring dengan perkembangan agama Islam. Pengaruh agama Islam terhadap perkembangan keperawatan tidak lepas dari keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama Islam.
Abad VII Masehi, di Jazirah Arab berkembang pesat ilmu pengetahuan seperti Ilmu Pasti, Kimia, Hygiene dan obat-obatan. Pada masa ini mulai muncul prinsip-prinsip dasar keperawatan kesehatan seperti pentingnya kebersihan diri, kebersihan makanan dan lingkungan. Tokoh keperawatan yang terkenal dari Arab adalah Rufaidah.

5. Permulaan abad XVI
Pada masa ini, struktur dan orientasi masyarakat berubah dari agama menjadi kekuasaan, yaitu perang, eksplorasi kekayaan dan semangat kolonial. Gereja dan tempat-tempat ibadah ditutup, padahal tempat ini digunakan oleh orde-orde agama untuk merawat orang sakit. Dengan adanya perubahan ini, sebagai dampak negatifnya bagi keperawatan adalah berkurangnya tenaga perawat. Untuk memenuhi kurangnya perawat, bekas wanita tuna susila yang sudah bertobat bekerja sebagai perawat. Dampak positif pada masa ini, dengan adanya perang salib, untuk menolong korban perang dibutuhkan banyak tenaga sukarela sebagai perawat, mereka terdiri dari orde-orde agama, wanita-wanita yang mengikuti suami berperang dan tentara (pria) yang bertugas rangkap sebagai perawat.

Pengaruh perang salib terhadap keperawatan :
a. Mulai dikenal konsep P3K
b. Perawat mulai dibutuhkan dalam ketentaraan sehingga timbul peluang kerja bagi perawat dibidang sosial.

Ada 3 Rumah Sakit yang berperan besar pada masa itu terhadap perkembangan keperawatan :

1. Hotel Dieu di Lion
Awalnya pekerjaan perawat dilakukan oleh bekas WTS yang telah bertobat. Selanjutnya pekerjaan perawat digantikan oleh perawat terdidik melalui pendidikan keperawatan di RS ini.
Hotel Dieu di Lyon

2. Hotel Dieu di Paris
Pekerjaan perawat dilakukan oleh orde agama. Sesudah Revolusi Perancis, orde agama dihapuskan dan pekerjaan perawat dilakukan oleh orang-orang bebas. Pelopor perawat di RS ini adalah Genevieve Bouquet. 
Hotel Dieu Di Paris

3. ST. Thomas Hospital (1123 M)
Pelopor perawat di RS ini adalah Florence Nightingale (1820). Pada masa ini perawat mulai dipercaya banyak orang. Pada saat perang Crimean War, Florence ditunjuk oleh negara Inggris untuk menata asuhan keperawatan di RS Militer di Turki. Hal tersebut memberi peluang bagi Florence untuk meraih prestasi dan sekaligus meningkatkan status perawat. Kemudian Florence dijuluki dengan nama “ The Lady of the Lamp”.
The Lady with The Lamp


6. Perkembangan keperawatan di Inggris
Florence kembali ke Inggris setelah perang Crimean. Pada tahun 1840 Inggris mengalami perubahan besar dimana sekolah-sekolah perawat mulai bermunculan dan Florence membuka sekolah perawat modern. Konsep pendidikan Florence ini mempengaruhi pendidikan keperawatan di dunia.

Kontribusi Florence bagi perkembangan keperawatan  :
a. Nutrisi merupakan bagian terpenting dari asuhan keperawatan.
b. Okupasi dan rekreasi merupakan terapi bagi orang sakit
c. Manajemen RS
d. Mengembangkan pendidikan keperawatan
e. Perawatan berdiri sendiri berbeda dengan profesi kedokteran

f. Pendidikan berlanjut bagi perawat.


Jumat, 13 September 2013

Biopsikologi dan Sensorik Motorik

Biopsikologi dan sensorik motorik 

*Devinisi : 
Biopsikologi :   merupakan pendekatan psikologi dari aspek biologi. Manusia pada dasarnya mewarisi sifat-sifat fisik dari orang tuanya, atau juga nenek dan kakeknya secara genetik. Ciri-ciri ini nampak melalui aspek tinggi badan, warna kulit, warna mata, keadaan rambut lurus atau kerinting, ketebalan bibir dan sebagainya. Demikian pula ahli biopsikologi melihat bahawa sifat dan tingkah laku manusia juga mengalami pewarisan daripada induk asal. Sebagai contoh sifat pendiam, talkactive, dominan atau pasif adalah ciri-ciri sifat alamiah manusia dan tidak dipelajari melalui pengalaman.

Sensorik Motorik : Pertumbuhan kognitif  didasarkan pada tindakan panca indera dan motorik. Dimulai dengan tindakan yang terutama berbentuk reaksi refleks.  Dalam tahap terakhir dari periode sensori motor,  anak membentuk gambaran mental,  dapat  meniru tindakan orang lain yang telah lalu dan merancang arti baru dari pemecahan persoalan dengan menggabungkan skema yang didapat sebelumnya dengan pengetahuan secara mental. Dalam periode singkat dari 18 bulan  atau  2  tahun  “anak  itu  telah  mengubah  dirinya  dari  organisme  yang  sama  sekali tergantung pada sifat  refeleks bawaan lainnya menjadi orang yang mampu berpikir  secara simbolik”.

A. Tahap Tahap Perkembangan Biopsikologi

a.                        Perkembangan mengikuti proses kontinu dan diskontinu.
Proses kontinu adalah perkembangan tingkah laku secara terus –menerus bertambah sedikit demi sedikit dan bersifat kwantitatif ,seperti bertambahannya pembendaharaab kosakata pada anak bayi.sedangkan proses diskontinu adalah proses perkembangan yang terjadi secara lompatan dan bersifat kualitatif seperti keterampilan bayi mulai dari merangkak berubah menjadi keterampilan berjalan.

b.                       Perkembangan mengikuti pola teratur .
Berarti proses perkembangan mengikuti alur satu tahap ke tahap berikutnya seperti pada perkembangan tengkurap bodyhood, semula diawali dengan mengangkat kepala kemudian mengangkat dada.

c.                        Dalam perkembangan  ada diferensiasi
Artinya setiap tahap perkembangan memiliki cirri-ciri khusus di setiap perkembangan keterampilan tangan pada babyhood  semula menyentuh memegang dengan menggenggam kemudian menjepit menggunakan jari-jari

d.                       Perkembangan bersifat progresif
Artinya setiap kegiatan dalm tugas perkembangan mengalami keemajuan perkembangan dari tahap perkembangan sebelumnya.misalnya tahap-tahap tugas perkembangan babyhood mulai dari tidur terlentang,tengkurap duduk,merangkak,berdiri dan berjalan.
e.                        Perkembangan mengikuti fase tertentu
               Artinya, proses perkembangan mengikuti fase tertentu dan memiliki ciri khas tersendiri . Namun , terkadang ada proses perkembangan terjadi lebih cepat dari periode perkembangan lainnya dan sebagian lagi ada yang lamban dari periode perkembangannya.

               Pada dasarnya , proses perkembangan biopsikologi mengikuti fase eukilibrium dan desikuilibrium . Fase eukilibrium adalah kemudahan individu untuk menyesuaikan diri tanpa ada kesulitan untuk menyelesaikan tugfas-tugas perkembangan . Fase disekulibrium adalah kesulitan individu untuk menyesuakan diri dengan setiap perubahnan dirinya , sehingga dia selalu kesulitan menyelesaikan tugas – tugas perkembangannya .

PROSES SENSORIK PADA MANUSIA
A.   Pengertian
Sensori adalah stimulus atau rangsang yang datang dari dalam maupun luar tubuh. Stimulus tersebut masuk ke dalam tubuh melalui organ sensori (pancaindera).

B.   Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Sensorik
Faktor yang mempengaruhi fungsi sensori
1.   Usia
û  Bayi tidak mampu membedakan stimulus sensori, jalur sarafnya masih belum matang
û  Pengelihatan berubah selama usia dewasa mencakup presbiopia (ketidak mampuan memfokuskan pada objek dekat) dan kebutuhan kacamata baca (biasanya terjadi dari usia 40 sampai 50).
û  Pendengaran berubah, yang di mulai pada usia30, termasuk penurunan ketajaman pendengaran. Kejelasan berbicara, perbedaan pola tinggi suara, dan kedalam presepsi, dan penurunan ambang pendengaran. Tinnitus seringkali menyertai hilangnya pendengaran sebagai efek samping obat. Lansia mendengar suara pola rendah dengan baik tetapi mempunyai kesulitan mendengar percakapan dengan latar belakang yang berisik.
û  Lansia mengalami penurunan lapang pengelihatannya, peningkatan sensitivtas cahaya yang menyilaukan, kerusakan pengelihatan pada malam hari, penurunan akomodasi dan kedalaman presepsi, dan penurunan diskriminasi warna.
û  Lansia memiliki kesulitan membedakan konsonan (f, s, ch). Suara bicara bergetar, dan terdapat perpanjangan presepsi dan reaksi berbicara.
û  Perubahan gustatori dan olfaktori mencakup penurunan dalam jumlah ujung saraf pengecap dalam tahun terakhir dan penurunan serabut saraf alfaktori. Pada usia 50 penurunan diskriminasi rasa dan sensitivitas terhadap bau adalah umum.
û  Propriaseptif berubah setelah usia 60 termasuk kesulitan dengan keseimbangan, orientasi mengenai tempat koordinasi.
û  Lansia mengalami perubahan dan taktil, termasuk penurunan sensitifitas terhadap nyeri, tekanan dan suhu.
2.   Medikasi
Beberapa antibiotika (mis. Streptomisi, gentamisin) adalah ototoksi dan secara permanen dapat merusak saraf  optik. Obat-obatan analgesic narkotik, sedetif, dan antidepresen dapat mengubah presepsi dan stimulus.
3.   Lingkungan
Stimulus lingkungan yang berlebihan (mis. Peralatan yang bising dan percakapan staf di dalam unit perawatna intensif) dapat menghasilkan beban sensori yang berlebihan, ditandai dengan kebingungan disorientasi, dan ketidak mampuan membuat keputusan. Stimulus lingkungan yang terbatas (mis.Dengan isolasi) dapat mengarah pada deprivasi sensori. Kualitas lingkungan yang buruk (mis.Penerangan yang buruk, lorong yang sempit, latar belekng yang bising) dapat memperburuk sensori.
4.   Tingkat kenyamanan
Nyeri dan kelelahan mengubah cara seseorang berpresepsi dan beraksi terhadap stimulus.
5.   Penyakit yang ada sebelumnya
Penyakit vaskuler perifer dapat menyebebkan penurunan sensasi pada ekstrimitas dan kerusakan kognisi. Diabetes kronik dapat mengarah pada penurunan pengelihatan, kebutaan atau neuropati perifer. Strok dapat menimbulkan kehilangan berbicara, beberapa kerusakan neurologi merusak fungsi motorik dan penerimaan emosi.
6.   Merokok
Penggunan tembakau yang kronik dapat menyebabkan atrofi ujung-ujung saraf pengecap, mengurangi persepsi rasa.
7.   Tingkat kebisingan
Pemaparan yang konstan pada tingkat kebisingan yang tinggi (mis. Lokasi pada pekerjaan kontruksi) dapat menyebabkan kehilangan pendengaran.
8.   Intubasi endotrakea
Kehilangan kemampuan bicara sementara akibat pemasangan selang endotrakea melalui mulut atau hidung ke dalam trakea

 Proses Motorik
    Istilah motor menyiratkan adanya gerak otot, yang seakan-akan tidak banyak melibatkan aspek-aspek kognitif dan perseptual. Tetapi kenyataannya adalah keterampilan-keterampilan yang dilakukan biasanya merupakan sesuatu yang kompleks dan melibatkan penditeksian terhadap rangsang, evaluasi dan pengambilan keputusan serta respon nyata yang berwujud gerakan.
Motorik dapat didefinisikan sebagai suatu peristiwa laten yang meliputi keseluruhan proses-proses pengendalian dan pengaturan fungsi-fungsi organ tubuh, baik secara fisiologis maupun secara psikis yang menyebabkan terjadinya suatu gerakan. Peristiwa-peristiwa laten yang tidak dapat diamati tersebut meliputi : penerimaan informasi, pemberian makna terhadap informasi, pengolahan informasi, proses pengambilan keputusan,dan dorongan untuk melakukan berbagai bentuk aksi-aksi motorik.
Setelah itu dilanjutkan dengan peristiwa fisiologis yang meliputi pemberian, pengaturan dan pengendalian impuls kepada organ-organ tubuh yang terlibat dalam melaksanakan akssi-aksi motorik.
Gerak diartikan sebagai suatu proses perpindahan suatu benda dari suatu posisi ke posisi lain yang dapat diamati secara obyektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu. Untuk memberikan pengertian yang lebih operasional tentang gerak, maka diperlukan suatu batasan yang lebih spesifik. Batasan yang dimaksud adalah pengertian gerak dari gerak manusia melakukan aksi-aksi motorik misalnya perubahan tempat,posisi dan ketepatan tubuh atau bagian tubuh dalam melompat, berjalan, berlari atau menendang bola. Didalam belajar motorik, gerak juga dilihat atau diartikan sebagai hasil atau penampilan yang nyata dari proses-proses motorik,sebaliknya motorik adalah suatu proses yang tidak dapat diamati dan merupakan penyebab terjadinya gerak.
Sedangkan proses motorik merupakan keseluruhan yang terjadi pada tubuh manusia, yang meliputi proses pengendalian (koordinasi) dan proses pengaturan (kondisi fisik) yang dipengaruhi oleh faktor fisiologi dan faktor psikis untuk mendapatkan suatu gerakan yang baik.
Motorik berfungsi sebagai motor penggerak yang terdapat didalam tubuh manusia. Motorik dan gerak tidaklah sama, namun tetapi berhubungan. Persamaan : setiap terjadi proses dalam tubuh manusia maka akan menghasilkan gerak. Perbedaan : Motorik tidak dapat dilihat tetapi dapat dirasakan, berbeda dengan gerak yang dapat dilihat dan diamati. Proses motorik juga menghasilkan gerakan yang dinamakan gerakan motorik. Gerakan motorik adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku gerakan yang dilakukan oleh tubuh manusia. Pengendalian motorik biasanya digunakan dalam bidang ilmu psikologi, fisiologi, neurofisiologi maupun olah raga.Pengendalian motorik mempelajari postur dan gerakan serta mekanisme yang menyebabkannya.
Terdapat berbagai jenis gerakan motorik :
1.    Gerakan refleks
2.    Gerakan terprogram
3.    Gerakan motorik halus : menulis, merangkai, melukis, berjinjit
4.    Gerakan motorik kasar : berjalan, merangkak, memukul, mengayunkan tangan

Hal yang banyak dipelajari adalah
1.    Gerakan tangan seperti jenis genggaman, gerakan menjepit (pincer)
2.    Koordinasi antara gerakan berbagai anggota tubuh pada olahragawan.
Definisi lain menyebutkan bahwa  yang dimaksud dengan proses motorik ialah segala sesuatu yang ada hubungannya dengan gerakan-gerakan tubuh. Dalam proses motorik, unsur-unsur yang menentukan ialah
1. Otot,
2. Saraf, dan
3. Otak.
Ketiga unsur itu melaksanakan masing-masing peranannya secara “interaksi positif”, artinya unsurunsur yang satu saling berkaitan, saling menunjang, saling melengkapi dengan unsur yang lainnya untuk mencapai kondisi motoris yang lebih sempurna keadaannya.
Selain mengandalkan kekuatan otot, rupanya kesempurnaan otak juga turut menentukan keadaan. Anak yang pertumbuhan otaknya mengalami gangguan tampak kurang terampil.
Didalam tubuh manusia terdapat 3 komponen :
1.    Analisator adalah alat penerima rangsangan.
Alat analisator meliputi:
a      mata (optik)
b      akustik (pendengaran)
c      taktil (alat persa atau kulit) dan semua yang berhubungan dengan stimulus
2.    Kinestetik adalah alat penerima rangsangan yang berbentuk saraf dan otot yang terdapat pada tubuh manusia.
3.    Vestibular adalah perasaan gerak yang terletak didalam telinga.
Jenis-jenis motorik dalam kehidupan manusia :
1.    motorik sehari-hari
2.    motorik bekerja atau pekerjaan
3.    motorik olahraga
4.    motorik ekspresi
C. Hubungan Sensorik dan Motorik 
Berdasarkan devinisinya dapat di simpulkan bahwa hubungan sistem sensorik dan sistem motorik ialah sistem sensorik sebagai penerima stimulus atau rangsangan dari dalam maupun luar tubuh yang di terima oleh alat indera kemudian akan di kirimkan ke sistem saraf pusat lalu di olah kemudian di sampaikan ke sistem motorik dalam hal ini organ organ tubuh yang kemudian akan menjadi tindakan refleks maupun nonrefleks terhadap rangsangan rangsangan tersebut ... 


Terimakasih Semoga Membantu :3

Minggu, 08 September 2013

Brave Heart - Aoi Tada

Assalamu'alaikum .. 
Selepas sholat magrib dan sembari menunggu azan isya' di sini aak kece akan membuat posting pengisi waktu tersebut ... 
Kali ini postingnya mungkin kurang penting karena hanya berupa lirik lagu dari anime yang biasa sayo tonton .. yaitu Angel Beats ... lagu ini adalah endingnya yang berjudul Brave Song - Aoi Tada ( Penyanyinya ~_~ ) 
lagu ini sangat pas untuk kawan kawan yang mungkin sedang galau ... 
ya udah tidak usah berlama lama langsung saja ... 
Ini Lirik asli ato Bahasa Jepangnya Romaji :3



itsumo hitori de aruiteta furikaeru to minna wa tooku

sore demo atashi wa aruita sore ga tsuyosa datta
mou nani mo kowaku nai sou tsubuyaite miseru
itsuka hito wa hitori ni natte omoide no naka ni ikiteku dake
kodoku sae aishi waratterareru you ni atashi wa tatakaun da
namida nante misenai n da



itsumo hitori de aruiteta ikusaki ni wa gake ga matteta
sore demo atashi wa aruita tsuyosa no shoumei no tame
fukitsukeru tsuyoi kaze ase de SHATSU ga haritsuku
itsuka wasurete shimaeru nara ikiru koto sore wa tayasui mono
boukyaku no kanata e to ochite iku nara sore wa nigeru koto darou
ikita imi sura kieru darou



kaze wa yagate naideta ase mo kawaite
onaka ga suite kita na nanika attakke
nigiyaka na koe to tomo ni ii nioi ga yatte kita



itsumo hitori de aruiteta minna ga matte ita



itsuka hito wa hitori ni natte omoide no naka ni ikiteku dake
sore demo ii yasuraka na kono kimochi wa sore o nakama to yobun da
itsuka minna to sugoshita hibi mo wasurete dokoka de ikiteru yo
sono toki wa mou tsuyoku nanka nai yo
futsuu no onna no ko no yowasa de namida o kobosu yo


Dan ini dalam Bahasa indonesianya.. biar cepet pinter belajar bahasa jepang sekalian nyanyi nyanyi :3 


Aku selalu berjalan sendirian, ketika aku menoleh ke belakang, semua begitu jauh..
Meski begitu, aku tetap maju, itulah kekuatanku..
Aku tidak takut akan sesuatu lagi dan aku bergumam padamu..
Suatu saat, manusia akan sendiri dan hidup dalam kenangannya..
Sehingga aku dapat menyukai dan menertawakan rasa sepi ini, aku akan berjuang..
Dan takkan memperlihatkan air mata..

Aku selalu berjalan sendirian, jurang telah menunggu pada tujuanku..
Meski begitu, aku tetap maju sebagai bukti kekuatanku..
Angin yang kuat menghimbusku, baju yang ku pakai penuh dengan keringat..
Jika pada akhirnya aku mampu melupakannya, maka hidup adalah hal yang mudah..
Jika aku melupakan segalanya, bukankah itu melarikan diri?
Bahkan arti kehidupan ini juga akan menghilang, iya kan?

Angin mulai berhembus pelan, keringatku pun kering..
Dan aku merasa lapar, apa yang terjadi, hm?
Aroma yang enak datang dengan suara yang bersemangat..

Aku selalu berjalan sendirian, semua sedang menungguku..

Suatu saat, manusia akan sendiri dan hidup dalam kenangannya..
Meski begitu, tidak masalah, aku menyerukan yang di sebut teman dengan perasaan damai..
Suatu saat, aku akan melupakan hari-hari bersama mereka, dan hidup di tempat lain..
Kemudian, aku takkan kuat lagi..
Aku akan meneteskan air mata dengan kelemahan seorang gadis biasa..

Nah kalo kawan kawan mau download tinggal klik saja di sini >> http://www.index-of-mp3s.com/download/lagu/812413ee/tada-aoi-brave-song/ ... 

Kanade & Yuzuru :3



~ .. Ittadakimasu :3 .. ~

Devinisi dan Peran Perawat

Palembang , 8 September 2013

Halo semuanya .. 
selamat pagi ... 
Di minggu pagi ini saya aak kece yang gantengnya bukan main akan mempostingkan sesuatu yang mungkin bermanfaat lagi .. 
ya kali ini sayo akan menjelaskan apa itu PERAWAT dan apa saja tugas-tugasnya , hal ini karena sayo sendiri adalah calon perawat jadi sekalian untuk hapalan agar di tanya orang di jalan bisa dijawab dan enggak malu maluin :3 

OK Langsung Saja 

PERAWAT 
Devinisi : Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Perawat adalah seseorang yang berperan dalam merawat atau memelihara, membantu dan melindungi seseorang karena sakit, injury dan proses penuaan (Harlley, 1997). Perawat Profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwewenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan atau berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenagannya (Depkes RI, 2002 dalam Aisiyah 2004). Menurut UU RI NO 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, mendefinisikan Perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakkan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya, yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (www.pustakaindonesia.or.id). Sedangkan menurut international Council of Nurses (1965), perawat adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan keperawatan, berwenang di Negara bersangkutan untuk memberikan pelayanan dan bertanggung jawab dalam peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit serta pelayanan terhadap pasien. 

Jadi di sini saya tegaskan bahwa .. perawat itu bukan pembantu atau budak dokter .. karena lihat menurut devinisi perawat dapat melakukan secara mandiri atau berkolaborasi .. dan arti dari kolaborasi tersebut ialah bekerja sama karena seorang dokter pun tidak akan bisa berbuat banyak terhadap pasien jika tidak ada bantuan dari perawat .. Jika anda pernah berfikir tidak mau menjadi perawat coba pikir lagi 8 kali deh :3 ... 

ok untuk lebih mudahnya akan aak jelaskan dalam posisi pemain di dalam permainan catur .. 
kita umpamakan kalau Dokter itu Raja ... dan perawat itu adalah pion .. 
Raja sekeras apapun dia berusaha untuk mempertahankan dirinya dia hanya bisa bergerak satu langkah .. dan dalam beberapa langkah itu dia bisa mundur .. tapi kita lihat pion .. jika seorang pion bekerja keras dan selalu mengoptimalkan kemampuannya walau pun pada awalnya dia hanya bisa berjalan selangkah demi selangkah namun saat dia mencapai kesuksesanya dia dapat naik kelas .. dalam hal ini profesi nya dapat meningkat .. Bahkan seorang PION memiliki kesempatan untuk Menjadi seorang menteri ... 

ok sekian main catur nya .. sekarang kita beralih ke laptop -_- .. eh ... ke topik selanjutnya .. yaitu tentang peran dan tugas perawat.. 

------>>>>>>MOCH CHANDRA BARA (Achand)<<<<<<-------

Peran Perawat : Merupakan tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai dengan kedudukan dalam system, di mana dapat dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari profesi perawat maupun dariluar profesi keperawatan yang bersipat konstan. Peran perawat menurut konsorsium ilmu kesehatan tahun 1989 terdiri dari :

a. Pemberi Asuhan Keperawatan
Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan ini dapat dilakukan perawat dengan memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan sehingga dapat ditentukan diagnosis keperawatan agar bisa direncanakan dan dilaksanakan tindakan yang tepat sesuai dengan tingkat kebutuhan dasar manusia, kemudian dapat dievaluasi tingkat perkembangannya. Pemberian asuhan keperawatan ini dilakukan dari yang sederhana sampai dengan kompleks.

b. Advokat Klien
Peran ini dilakukan perawat dalam membantu klien dan keluarga dalam menginterpretasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khusunya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien, juga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien yang meliputi hak atas pelayanan sebaik-baiknya, hak atas informasi tentang penyakitnya, hak atas privasi, hak untuk menntukan nasibnya sendiri dan hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian.

c. Edukator
Peran ini dilakukan dengan membantu klien dalam meningkatkan tingkat pengetahuan kesehatan, gejala penyakit bhkan tindakan yang diberikankan, sehingga terjadi perubahan perilaku dari klien setelah dilakukan pendidikan kesehatan.

d. Koordinator
peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi pelayanan kesehatan dari tim kesehatan sehingga pemberian pelayanan kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuan klien.

e. Kolaborator
Peran perawat disini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan yang terdiri dari dokter, fisioterapis, ahli gizi dan lain-lain dengan berupaya mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan selanjutnya.

f. Konsultan
Peran disini adalah sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan yang tepat untuk diberikan. Peran ini dilakukan atas permintaan klien terhadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan.

g. Peneliti / Pembaharu
Peran sebagai pembaharu dapat dilakukan dengan mengadakan perencanaan, kerjasama, perubahan yang sistematis dan terarah sesuai dengan metode pemberian pelayanan keperawatan.


------>>>>>>MOCH CHANDRA BARA (Achand)<<<<<<-------

Fungsi Perawat : Dalam menjalan kan perannya, perawat akan melaksanakan berbagai fungsi diantaranya:

a. Fungsi Independent 
Merupan fungsi mandiri dan tidak tergantung pada orang lain, dimana perawat dalam melaksanakan tugasnya dilakukan secara sendiri dengan keputusan sendiri dalam melakukan tindakan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti pemenuhan kebutuhan fisiologis (pemenuhan kebutuhan oksigenasi, pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit, pemenuhan kebutuhan nutrisi, pemenuhan kebutuhan aktifitas dan lain-lain), pemenuhan kebutuhan keamanan dan kenyamanan, pemenuhan cinta mencintai, pemenuhan kebutuhan harga diri dan aktualisasi diri.

b. Fungsi Dependen
Merupakan fungsi perawat dalam melaksanakan kegiatan atas pesan atau instruksidari perawat lain. Sehingga sebagian tindakan pelimpahan tugas yang di berikan. Hal ini biasanya dilakukan oleh perawat spesialis kepada perawat umum atau dari perawat primer ke perawat pelaksana.

c. Fungsi Interdependen
Fungsi ini dilakukan dalam kelompok tim yang bersifat saling ketergantungan di antara tim satu dengan yang lainnya. Fungsi ini dapat terjadi apabila bentuk pelayanan membutuhkan kerja sama tim dalam pemberian pelayanan seperti dalam memberikan asuhan keperawatan pada penderita yang mempunyapenyakit kompleks. Keadaan ini tidak dapat diatasi dengan tim perawat saja melainkan juga dari dokter ataupun yang lainnya.


------>>>>>>MOCH CHANDRA BARA (Achand)<<<<<<-------
Tugas Perawat : Tugas perawat dalam menjalankan peran nya sebagai pemberi asuhan keperawatan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tahapan dalam proses keperawatan. Tugas perawat ini disepakati dalam lokakarya tahun 1983 yang berdasarkan fungsi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan adalah:
a. Mengumpulkan Data
b. Menganalisis dan mengintrepetasi data
c. Mengembangkan rencana tindakan keperawatan
d. Menggunakan dan menerapkan konsep-konsep dan prinsip-prinsip ilmu perilaku, sosial budaya, ilmu biomedik dalam melaksanakan asuhan keperawatan dalam rangka memenuhi KDM.
e. Menentukan kriteria yang dapat diukur dalam menilai rencana keperawatan
f. Menilai tingkat pencapaian tujuan.
g. Mengidentifikasi perubahan-perubahan yang diperlukan
h. Mengevaluasi data permasalahan keperawatan.
i. Mencatat data dalam proses keperawatan
j. Menggunakan catatan klien untuk memonitor kualitas asuhan keperawatan
k. mengidentifikasi masalah-masalah penelitian dalam bidang keperawatan
l. membuat usulan rencana penelitian keperawatan
m. menerapkan hasil penelitian dalam praktek keperawatan.
n. Mengidentifikasi kebutuhan pendidikan kesehatan
o. Membuat rencana penyuluhan kesehatan
p. Melaksanakan penyuluhan kesehatan
q. Mengevaluasi penyuluhan kesehatan
r. Berperan serta dalam pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.
s. Menciptakan komunikasi yang efektis baik dengan tim keperawatan maupun tim kesehatan lain.

------>>>>>>MOCH CHANDRA BARA (Achand)<<<<<<-------

nah untuk Peran Fungsi dan tugas perawat itu aak kece tidak mungkin menafsirkan sendiri .. di sini sayo mengambil dari blog orang kece lain di sebelah karena saat menulis posting ini aak masih mahasiswa baru jadi mana mungkin mahasiswa baru sudah hapal keseluruhan tentang itu :3 

Jika ingin melihat blog sebelah yang telah aak copy materinya langsung saja klik nih -> http://perawat77.blogspot.com/ ... 

WASSALAMU'ALAIKUM Wr.Wb... semoga Bermanfaat :3